PSSI SERIUS NATURALISASI EL LOCO


Vivanews.com, 31 Agust 2010
Badan Tim Nasional (BTN) PSSI mulai menjajaki proses naturaliasi striker Persib Bandung, Christian 'El Loco' Gonzales. PSSI berharap Gonzales sudah menjadi warga negara Indonesia sebelum November 2010.
"Gonzales sebenarnya sudah pernah mengajukan diri menjadi warga negara Indonesia ke Dephumkam. Sekarang PSSI akan mencoba membantunya," kata ketua BTN, Iman Arif, saat dihubungi VIVAnews, Senin, 30 Agustus 2010.
Peluang Gonzales untuk memperkuat timnas Indonesia sebenarnya terbuka lebar. Pasalnya, pemain asal Uruguay yang kini telah berusia 33 tahun itu telah berlaga di kompetisi nasional lebih dari lima tahun.
Ini merupakan salah satu syarat yang dikeluarkan oleh FIFA bagi pemain yang ingin membela tim nasional negara lain. Syarat lainnya adalah memiliki garis keturunan dari negara yang akan dibelanya.
"Sekarang tinggal kita tunggu sikap Menpora saja," kata Iman.
Di Indonesia, El Loco pertama kali memperkuat klub PSM Makassar 2003 lalu. Hingga saat ini pemain Persib itu telah mengoleksi lima kali gelar top scorer. Empat diantaranya diraih saat tampil di liga dan satu lagi di Piala Indonesia.
Selain El Loco, PSSI juga sedang menjajaki proses naturalisasi bagi Kim Jefrrey. Pemain berdarah Jerman yang kini memperkuat Persema Malang itu juga dinilai merupakan salah seorang pemain yang layak dinaturalisasi.
Sebelumnya, BTN telah lebih dulu menjajaki peluang naturalisasi bagi pemain berdarah Belanda, Serginho Van Dijk. Pemain yang kini berlaga di Liga Australia itu juga memiliki garis keturunan Indonesia.
"Tadi saya sudah minta orang mengambil berkas El Loco dan Kim. Sedangkan untuk Serginho masih menunggu suratnya dalam pekan ini," kata Iman.
Iman sendiri berharap proses naturalisasi pemain-pemain tersebut sudah bisa rampung sebelum November 2010. Dengan demikian, mereka masih sempat mengikuti latihan tim nasional bersama pemain-pemain lainnya.
"Pengumuman timnas untuk Piala AFF (Federasi Sepakbola ASEAN) rencananya akan diumumkan November 2010. Karena itu, kami berharap proses naturalisasi keduanya bisa selesai sebelum itu," tandas Iman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar