PEMAINNYA MOGOK, POSISI DARKO RAWAN


Vivanews.com, 20 Sept 2010
Perselisihan pelatih Darko Janakovic dan pemain-pemainnya telah membuat suasana Persib Bandung tidak kondusif. Manajamen pun kini kembali berfikir untuk mengganti pelatih asal Prancis tersebut.
Aksi mogok pemain mewarnai pemusatan latihan (TC) yang digelar Persib di Cirebon, Jawa Barat. Pemicunya adalah keputusan Darko memajukan jadwal latihan Nova Arianto cs menjadi siang hari.
Akibat kejadian ini, TC yang sejatinya berakhir pada 20 September 2010 itu bubar sebelum waktunya. Kemarin, Minggu, 19 September 2010, pemain yang dongkol telah memutuskan untuk kembali ke Bandung.
Manajer Persib, Umuh Muchtar mengatakan aksi ini hanyalah puncak dari kekesalan para pemainnya selama ini. Sebelumnya, ketegangan antara pemain dan pelatih juga telah mewarnai TC Persib di Cirebon.
Menurut Umuh, tak hanya program latihan yang dikeluhkan oleh para pemainnya. Sikap sehari-hari Darko dalam menerapkan disiplin kepada para pemain sebelumnya juga telah memantik protes keras.
Salah satunya adalah saat Darko menggedor kamar masing-masing pemain untuk memastikan kebereradaan mereka. Ketegangan lain juga terjadi saat Darko mempersoalkan jadwal makan kiper Persib, Markus Horison.
Inilah yang kemudian membuat suasana di tim Persib semakin tidak kondusif. Sebagai puncaknya adalah aksi mogok yang dilakukan para pemain di Cirebon, Minggu, 19 September 2010.
"Saya dengar terjadi pergesekan dan pertengkaran yang cukup hebat antara pelatih dengan pemain di Cirebon," kata Umuh saat dihubungi, Minggu, 19 September 2010.  
"Saya belum dapat keterangan resmi, hanya laporan soal peristiwa yang tidak biasa selama tim menjalankan TC di Cirebon," katanya.
Hubungan Darko dan Umuh sendiri sebenarnya tidak harmonis. Umuh bahkan sebelumnya sempat berniat untuk mendepak Darko yang dinilai tidak kooperatif dalam menentukan skuad Persib musim ini.
Puncaknya adalah saat Persib dibantai Sriwijaya FC 6-0 pada Inter Island Cup 2010 lalu. Umuh bahkan sempat mengancam akan mundur bila Darko masih tetap dipertahankan oleh pihak Konsorsium.
Namun belakangan Umuh melunak dan memutuskan untuk mengontrak Darko selama semusim. Sayang suasana tim tak kunjung membaik dan Umuh pun kini kembali berfikir untuk mendepak Darko.
"Terus terang saya miris dan sedih dengan persoalan yang susul-menyusul menerpa Maung Bandung," kata Umuh.
"Padahal, di saat saya sudah legowo menerima semua kenyataan yang ada, mestinya tidak ada persoalan serius yang membebani langkah Persib. Tapi nyatanya, persoalan terus timbul," lanjutnya.
"Sebelum persoalan ini makin berkembang, tidak ada salahnya jika kita mengganti pelatih. Saya akan bahas soal ini dengan semua yang terlibat di dalam tim setelah berbicara langsung dengan Darko," tandas Umuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar