EKA RAMDHANI TAK MAU AMBIL RESIKO


Klik-galamedia.com, 23 Okt 2010
Sempat diprediksi bakal bugar pada saat pertandingan melawan PSM Makassar di Stadion Siliwangi, Sabtu (23/10), cedera otot Eka Ramdani justru malah memburuk. Pada sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi, Jumat (22/10), kapten tim Persib ini hanya melakukan pelemasan di pinggir lapangan dan tidak dimasukkan dalam skenario pemain yang akan diturunkan pelatih Jovo Cuckovic.
Dokter tim Persib, dr. Rafi Ghani tidak menyangkal kalau cedera Eka memburuk dan terancam tidak bisa ditampilkan lawan PSM. Rafi mengatakan, Eka bisa saja dipaksakan tampil, tapi ada risiko lebih buruk yang bisa dialami Eka.
"Jika kemarin otot dekat pinggulnya yang sakit, sekarang rasa sakit yang dirasakan Eka bergeser ke arah hamstring (otot paha bagian bawah, red). Sebenarnya, cedera Eka tidak terlalu parah. Tapi kalau dipaksakan tampil, saya khawatir justru akan memperparah kondisinya," kata Rafi.
Meskipun kecenderungannya lebih besar Eka bakal "diparkir", Rafi belum mau memastikannya. "Saya masih akan terus berusaha memulihkan cederanya. Kita akan lihat perkembangannya hingga menjelang pertandingan," tambah Rafi.
Meskipun tidak secara gamblang menjelaskan kondisi cederanya, gelandang yang akrab disapa Ebol ini pun terkesan tidak mau mengambil risiko yang lebih buruk. "Seperti saat latihan, saya memang bisa ikut latihan, tapi setelah itu, saya merasakan sakit lagi," kata pemain kelahiran Purwakarta, 26 tahun silam itu.
Soal kemungkinannya bisa tampil, Eka lebih menyerahkannya kepada Rafi. "Saya pikir dokter lebih tahu kondisi cedera saya. Jadi, soal bisa atau tidaknya saya main, sebaiknya pastikan saja kepada dokter," tegas Eka sambil tersenyum.
Kendati diharapkan tetap bisa tampil, pelatih Jovo Cuckovic sudah menyiapkan antisipasi untuk kemungkinan terburuk. Pelatih asal Serbia itu sudah menunjuk Shahril Ishak sebagai pemain yang akan menggantikan peran Eka di lini sentral.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar