GONZALEZ BERPELUANG DIPANGGIL TIMNAS


Pikiran-rakyat.com, 21 Okt 2010
Isu akan dipanggilnya striker Persib Bandung, Cristian Gonzales untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia membuat Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis angkat bicara. Dia mengatakan bahwa hal tersebut tentunya akan berpengaruh pada kinerja tim Maung Bandung.
"Tentunya sangat berpengaruh dengan bertambah banyaknya pemain yang dipanggil ke timnas. Pengaruhnya terutama saat tim harus melakukan latihan taktik dan strategi," katanya.
Jika El Loco lolos menjadi salah satu pemain tim nasional Indonesia, di tubuh Persib akan ada enam pemain yang dipanggil timnas. Lima yang lebih dahulu masuk dalam timnas antara lain Eka Ramdani, Markus Horison, Nova Arianto, Maman Abdurahman, serta Atep. Jumlah itu merupakan jumlah terbanyak dibandingkan pemain dari klub lainnya.
Meski begitu, Robby mengaku ada sisi positif yang bisa diambil dari hal tersebut. "Di satu sisi saya bersyukur juga, artinya timnas berkiblat pada Persib untuk masalah kualitas pemain," katanya. Menurut dia, hal ini membuktikan kualitas pemain Persib mampu disejajarkan dengan kualitas nasional.
Selain itu, Robby mengatakan bahwa hal itu juga dapat menjadi motivasi bagi pemain Persib lainnya untuk dapat berprestasi dan menunjukan kualitas pemain yang profesional. "Tapi bukan artinya dengan mereka di Persib, mereka bisa menjadi pemain timnas. Kan ada saatnya pasang surut pemain," katanya.
Dirinya hanya berharap bahwa dengan bertambahnya pemain Persib yang memperkuat tim merah putih, pihak timnas bisa lebih rapi lagi dalam mengatur jadwal. "Supaya tidak seperti kemarin, pemain baru dikembalikan ke kita dua-tiga hari sebelum pertandingan. Seharusnya minimal dua atau satu minggu sebelum pertandingan," ungkapnya.
Sementara itu, Gonzales menyatakan kegembiraannya dapat menjadi WNI. Ia mengakui, kepindahan melalui jalur pemanggilan tim nasional oleh BTN semakin memudahkannya mengajukan menjadi WNI.
Dia mengatakan bahwa dirinya sempat mengajukan permohonan menjadi WNI pada tahun 2006. "Tapi lewat jalur reguler itu susah. Lagipula saya waktu itu baru sekitar empat tahun tinggal di Indonesia. Minimalnya kan lima tahun," ujarnya.
Meski memperoleh kemudahan melalui jalur BTN, namun Gonzales belum berani memastikan namanya masuk dalam daftar pemain tim nasional. Dikatakan ada sekitar tiga puluh pemain lagi yang digadang-gadang bakal masuk seleksi tim nasional.
Lebih lanjut lagi, menjadi WNI menjadi kebanggaan tersendiri bagi Gonzales. Bahkan ia sudah yakin memilih menjadi orang Indonesia dan siap meninggalkan status kewarganegaraan asalnya, Uruguay. "Sudah betah. Malah hampir enam tahun saya tidak pulang (ke Uruguay)," katanya.
Menurutnya, pihak keluarga di Uruguay sudah mengetahui tentang kepindahannya menjadi WNI. "Saya sudah dewasa dan bisa memilih yang baik. Insya Allah ini pilihan terbaik," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar