MARKUS HAPAL TAKTIK ROBERT ALBERTS


Bolaindo.com, 23 Okt 2010
Markus Haris Maulana cukup tahu apa yang akan dilakukan pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts saat melawan Persib Bandung. Serangan bertubi-tubi dari sektor sayap akan menjadi ciri khas pelatih asal Belanda ini.
Kiper Persib ini memang sempat berpengalaman setengah musim bersama Alberts. Setelah itu, perselisihannya dengan sang pelatih memaksanya untuk mundur pada paruh musim Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010 dari Arema Indonesia. Markus pun datang ke Persib menggantikan kiper asal Thailand Sinthaweechai “Kosin” Hattairatanakool.
Markus mengaku sudah memprediksi pola serangan tim Juku Eja. Berbagai umpan silang yang datang dari sektor sayap menurutnya akan sangat membahayakan gawangnya. Makanya, dia membutuhkan kesiapan para defender menghadang laju para skuad PSM. “Lini belakang harus lebih rapat lagi. Ini penting agar bola tidak mudah masuk ke benteng pertahanan kita,” ungkapnya.
Pemilik nomor punggung 81 ini mengaku kedisiplinan semua lini menjadi kunci penting keberhasilan mematahkan strategi Alberts. Dia berharap, para pergerakan pemain sayap dari tim lawan bisa diredam rekan-rekannya. “Jadi, jangan sampai ada crossing dari sayap ke lini pertahanan kita. Itu akan sangat membahayakan,” tandasnya.
Kiper utama timnas ini mengaku siap kembali meraih kemenangan seperti saat mengalahkan Persiba Balikpapan 5-1. Dia juga berupaya tidak mengulangi kesalahan yang terjadi agar keperawanan gawangnya bisa terus terjaga hingga laga usai. “Mari sama-sama kita mengulang sukses seperti laga kandang kemarin. Yang penting semua tetap fokus dan disiplin,” ajaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar