PERSIB MEMILIKI ENAM TITIK LEMAH


Tribunjabar.co.id, 10 Okt 2010
Setidaknya ada enam titik kelemahan tim Persib yang harus diperbaiki. Enam titik lemah itu adalah hasil evaluasi dari jajaran tim Persib untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan Persib selanjutnya. Enam titik lemah tersebut dipastikan menjadi penyebab buruknya penampilan Persib di dua laga sebelumnya, yaitu saat ditahan imbang Persela Lamongan 1-1 dan kalah telak 1-4 dari Deltras Sidoarjo.
Dijelaskan Asisten Pelatih Persib Robby Darwis, keenam titik lemah tersebut antara lain kesalahan passing, kurang adanya pengertian antarlini, bloking antarlini masih terlalu jauh, tidak saling mendukung (support) antarpemain.
"Kelemahan lainnya yaitu telat turun ke daerah pertahanan ketika sedang asyik menyerang dan yang terakhir, sering kehilangan konsentrasi ketika bermain," kata Robby, Minggu (10/10).
Dikatakan Robby, titik kelemahan tersebut dalam seminggu ini terus dibenahi jika Persib ingin bangkit di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Robby menyebut kelemahan tersebut sebagai sumber dari kekalahan dari Deltras beberapa waktu lalu.
"Masih ada waktu seminggu untuk membenahi itu semua. Jajaran pelatih akan fokus dalam memperbaikinya sehingga di pertandingan selanjutnya kita akan meraih hasil maksimal," ujarnya.
Titik lemah tersebut, kata Robby, di latar belakangi dari perubahan formasi dari 3-5-2 menjadi 4-4-2. Banyak pemain yang masih beradaptasi dengan pola yang diterapkan Jovo Cuckovic.
"Semua pemain harus bisa beradaptasi dengan pola permainan yang diterapkan pelatih. Saya kira seluruh pemain lama kelamaan bisa memahami pola tersebut," kata Robby.
Dalam setiap latihan, kata Robby, tim pelatih selalu memberikan porsi gim intern dengan menggunakan pola 4-4-2 dengan maksud agar pemain terbiasa dengan formasi tersebut. Waktu seminggu ini, seluruh pemain diharapkan bisa langsung tune in dengan pola permainan yang diusung Jovo.
"Meski butuh proses, tapi mau tidak mau lawan Persiba nanti semuanya harus bisa bermain dengan pola ini," jelas Robby.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar