AYAH KOMA, GONZALEZ TAK PULANG


Klik-galamedia.com, 7 Nov 2010
JUMAT (5/11) malam sekitar pukul 22.30 WIB, "GM" mendapatkan pesan singkat dari Eva Nurida Siregar, istri Cristian Gonzales. Dalam pesan singkatnya, Eva mengabarkan kalau suaminya sudah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) sejak 3 November lalu.
"Alhamdulillah, semuanya lancar. Semua dokumen sudah ada di tangan kami. Sekarang lagi jumpa pers dengan Bapak Iman Arif (Badan Tim Nasional, red)," demikian bunyi pesan singkat Eva kepada "GM", Jumat (5/11) malam itu.
Konferensi pers yang dimaksudkan Eva itu berlangsung di Jakarta. Dalam acara itu, BTN mengumumkan 25 nama pemain yang akan memperkuat tim nasional Indonesia di Piala AFF 2010, Desember mendatang, termasuk di dalamnya nama Gonzales.
Kepada para wartawan, Gonzales dan Eva menuturkan perjuangannya untuk mendapatkan status kewarganegaraan Indonesia. "Saya sudah enam tahun tidak pulang ke Uruguay untuk mendapatkan status WNI ini. Terakhir kali saya pulang ke Uruguay pada tahun 2004," kata El Loco seperti dikutip goal.com.
Saking besarnya harapannya untuk mendapatkan paspor Indonesia, Gonzales pun tak pulang saat ayahnya sakit. "Waktu itu, ayahnya sakit dan sempat koma. Tapi, Gonzales memutuskan untuk tidak pulang," kata Eva.
Perjuangan Gonzales dan keluarganya untuk mendapatkan status kewarganegaraan Indonesia tergolong cukup panjang dan berliku. Saking panjang dan berlikunya, Gonzales dan Eva sempat mengalami keputusasaan karena usahanya selalu mentok di tengah jalan.
Memulai karir sepak bola di Indonesia pada tahun 2003, Gonzales untuk pertama kalinya mengajukan diri menjadi WNI pada tahun 2006. Saat itu, Gonzales masih berkostum Persik Kediri. Setelah tidak pernah mendapatkan kejelasan, Gonzales kembali mengajukan permohonan pada tahun 2008, ketika pertama kali berkostum Persib Bandung.
"Saat itu dokumen kami sudah setahun mengendap, namun tak pernah ada hasil apapun. Saya kemudian berniat mengambilnya. Saat saya periksa, surat kawin kami ternyata sudah tidak ada," kata Eva.
Keberuntungan Gonzales datang pada tahun 2010 ini. Karena punya niat untuk menaturalisasi sejumlah pemain berdarah Indonesia yang bermain di luar negeri, PSSI dan BTN membantu proses naturalisasi Gonzales yang masuk dalam daftar bidikan untuk dijadikan pilar timnas. Karena itu, Gonzales dan Eva tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada PSSI dan BTN.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar