NASIB JOVO MENUNGGU PALU DIKETUK


Duniasoccer.com, 11 Nov 2010
Evaluasi total yang dilakukan manajemen Persib Bandung tinggal menunggu rapat terakhir bersama pemegang saham mayoritas. Dalam Evaluasi awal  tersebut, manajemen nmengaku sudah membahas soal kelemahan Persib di awal putaran perama Indonesia Super League (ISL) musim ini. Termasuk mengenai nasib Pelatih Jovo Cuckovic.
Dalam rapat yang digelar pada Senin malam (8/11) tersebut, Jovo memang tidak ikut hadir. Manajer Persib Umuh Muchtar, bersama Komisaris Utama, wakil komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), asisten pelatih serta perwakilan manajemen tim mengakui sudah melakukan pertemuan pada Senin (8/11) malam. Hasilnya, kata Umuh, sudah disepakati dan siap disampaikan kepada pemegang saham mayoritas.
“Dalam rapat kemarin, memang tanpa dihadiri pelatih kepala (Jovo Cuckovic). Yang  dievaluasi adalah hasil buruk selama enam laga. Hasilnya sudah ada dan secepatnya akan kita sampaikan dalam rapat bersama para petinggi PT PBB,” ungkap Umuh, Rabu (10/11).
Tidak dilibatkannya Jovo dalam rapat evaluasi tersebut, dikatakan Umuh bukan berarti manajemen bakal melepas Jovo. Dia menyatakan, nasib pelatih asal Serbia tersebut akan menjadi bahasan utama dalam rapat bersama nanti. Yang pasti, kata  Umuh, hasilnya diharapkan bisa memperbaiki prestasi Maung Bandung yang akan kembali berlaga di ISL saat kontra Sriwijaya FC pada 2 Januari 2011 mendatang.
Pria yang juga Direktur Utama PT PBB ini mengakui, selain pelatih kepala, asisten pelatih, pemain serta manajemen pun menjadi bahan evaluasi total yang dilakukan di tubuh Persib. Manajemen pun mulai pekan depan akan menerapkan disiplin yang ketat kepada semua pemain tanpa terkecuali.
“Kita akui, sikap lunak manajemen dan pelatih terhadap pemain diartikan lain oleh mereka. Makanya, sesuai klausul kontrak yang sudah disepakati, kita akan terapkan disiplin yang ketat agar para pemain bisa bersikap lebih profesional di dalam dan luar lapangan. Mereka harus lebih disiplin,” tegas Umuh.
Umuh pun mengaku tidak akan segan lagi memberikan sanksi kepada pemain yang indispliner, terutama absen latihan dengan alasan yang tidak jelas. Dia berharap, aturan main yang dipertegas ini bisa menjadi motivator bagi semua pemain untuk menunjukkan kemampuan dirinya.
“Kita berharap semua pemain termasuk pemain yang sering duduk di bangku cadangan pun harus mampu dan terus membuktikan diri. Karena sekarang pelatih hanya akan  menurunkan pemain yang disiplin, memiliki kemauan kuat untuk berlatih serta bisa bekerjasama dengan baik di lapangan. Kedepan Persib harus lebih baik lagi,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar