PEMEGANG SAHAM BANTAH INTERVENSI PERSIB


Duniasoccer.com, 4 Nov 2010
Tudingan manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, yang mengkambing hitamkan keterpurukan performa Maung Bandung di awal kompetisi Indonesia Super League 2010/2011, akibat intervensi para oknum pemegang saham langsung menuai bantahan keras.
"Kita mengakui saat memilih pelatih Daniel Darko Janackovic, kita memang mengintervensi. Tetapi saat itu kita juga tidak memaksa ketika manajemen meminta menganti pelatih, kita sudah ikuti," kata juru bicara para pemegang saham (Konsorsium, Red) yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (4/11).
Para pemengang saham saat ini tambah dia, tidak percaya jika Umuh mengeluarkan kata-kata seperti itu. Namun, jika faktanya memang demikian adanya mereka mengatakan tuduhan intervensi rasaya kurang tepat.
"Jujur saja sebetulnya kami tidak percaya, jika beliau (Umuh, Red) hingga bicara seperti itu," ujarnya.
Seharusnya, kata juru bicara para pememang saham PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini. Para pemegang saham yang menuntut pertanggung jawaban kepada manajemen. Bukan malah sebaliknya, manajemen yang menuntut pertanggung jawaban kepada para pemengang saham atas keterpurukan Persib saat ini.
"Harusnya kalau Persib terpuruk, kita sebagai pemegang saham yang menanyai manajemen, kenapa bisa seperti ini, bukan sebaliknya. Tapi sekali lagi saya tegaskan, saya tidak mau memperkeruh suasana," tandasnya.
Para pememang saham diketahui memiliki 60 persen saham Persib. Semenjak lepas dari APBD Kota Bandung, Umuh mendirikan PT Persib Bandung Bermartabat sebagai organisasi yang diharapkan dapat membuat Persib mandiri secara pendanaan. Setelah Pemkot Bandung memutuskan tidak lagi mendanai Persib lewat APBD karena larangan dari pemerintah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar