PERSIB RENCANAKAN TC DI LUAR KOTA


Klik-galamedia.com, 18 Nov 2010
Menghadapi lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011, Persib Bandung berencana menggelar training camp (TC/pemusatan latihan, red) di luar kota. Selain agar seluruh program latihan bisa menghasilkan input yang positif, gagasan TC di luar kota ini sebagai solusi mengatasi kesulitan lapangan yang kerap dihadapi Persib di Bandung.
Gagasan menggelar TC di luar kota tersebut dilontarkan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar di kediamannya, Jln. Desa No. 54 Kiaracondong Bandung, Rabu (17/11). "Dalam beberapa hari ke depan, saya usahakan Persib bisa berlatih dengan tenang tanpa terganggu kesulitan lapangan. Salah satu solusinya, kemungkinan kita harus berlatih di luar kota," katanya.
Karena baru sebatas gagasan, Umuh belum bisa memastikan tempat pemusatan latihan untuk Atep dan kawan-kawan. Namun, beberapa kota seperti Subang, Cirebon, dan Kuningan menjadi alternatif karena memiliki lapangan sepak bola yang cukup bagus.
"Dengan latihan di luar waktu, penempaan fisik ataupun teknik dalam masa persiapan selama rentang waktu dua bulan ini diharapkan bisa berjalan baik," ujar Umuh.

Fitnes

Kendala minimnya lapangan layak untuk latihan kembali dihadapi Persib pada Selasa (16/11). Karena Stadion Siliwangi digunakan oleh pemiliknya, Persib membatalkan sesi latihan sore di stadion milik Kodam III/Siliwangi itu. Meskipun dianggap kurang layak, tim pelatih Persib terpaksa menjalankan program latihan teknik di Stadion Persib, Jln. A. Yani Bandung.
Pada pagi harinya, sesuai dengan program yang telah disusun menjalani sesi latihan fitnes di Pusat Kebugaran Batununggal Indah Bandung. Menurut Pelatih Fisik Persib, Entang Hermanu, sesi latihan fitnes ini merupakan bagian peningkatan kekuatan fisik para pemainnya.
Sesi latihan fitnes ini merupakan program baru di LSI 2010/2011 karena di awal musim, program ini tak pernah dijalankan. "Dalam seminggu, pemain akan menjalankan sesi latihan fitnes dua kali yaitu Selasa dan Kamis," kata Entang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar