SEMUA ELEMEN HARUS INTROSPEKSI


Klik-galamedia.com, 8 Nov 2010
Untuk bisa lepas dari keterpurukan, seluruh elemen Persib Bandung harus bisa menempatkan diri sesuai tugas dan fungsinya. Tanpa itu, Persib diperkirakan akan sulit bangkit dan meraih prestasi.
"Semua harus jujur. Pemain, pelatih, dan manajemen harus jujur pada dirinya sendiri. Mereka harus kembali pada perannya masing-masing," ujar mantan pemain Persib Bandung, Bambang Sukowiyono kepada "GM", Minggu (7/11).
Pasalnya, menurut Sukowiyono, selama ini Persib terpuruk karena faktor nonteknis. Secara teknis, kualitas pemin Persib sudah tidak perlu lagi diperdebatkan. Persib diperkuat sejumlah pemain timnas Indonesia dan Singapura. Faktor nonteknis itulah yang menjadi faktor terbesar kegagalan Persib selama ini.
"Salah satunya, tingkat disiplin dan kepatuhan pemain. Pemain harus kembali pada tugasnya. Mematuhi dan menaati aturan dan perintah pelatih. Tanpa itu, siapa pun pelatihnya tidak akan mampu menakhodai Persib," ujar Suko, sapaan akrabnya.
Terkait dengan kendala bahasa yang sering dikeluhkan, Suko menepis hal tersebut. "Bahasa jangan dijadikan kambing hitam," tegasnya.
Karena, mantan pelatih Persib LI IX ini, saat Persib dilatih oleh Jaya Hartono yang sangat fasih berbahasa Indonesia pun situasi seperti ini telah terjadi.
Selain pemain, Sukowi juga meminta agar manajemen tim bisa melihat permasalahan yang terjadi dengan jernih. Akar permasalahan harus ditemukan dengan segera. Karena permasalahan nonteknis merupakan tanggung jawab manajemen.
"Manajemen harus mampu membuat suasana tim selalu kondusif sepanjang liga. Tanpa kondusivitas, Persib akan terus seperti ini," tukasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar