DANIEL SIAP JAWAB TANTANGAN PERSIB


Duniasoccer.com, 4 Des 2010
Setibanya di Bandung, pelatih anyar Persib Bandung langsung disambut para pemain dan puluhan wartawan, di Mes Persib Jalan Ahmad Yani Bandung, Jumat (3/12/2010). Daniel mengatakan bahwa dia merasa tertantang untuk mengarsiteki Persib.
Selama ini dia melihat Persib sebagai tim yang dihuni para pemain bintang dan pelatih papan atas, tapi belum mampu mencapai target juara. Hal itulah menjadi sebuah tanda tanya besar baginya.
"Apa yang kurang di Persib? Pemain kelas nasional, dipimpin pelatih kawakan, manajemen yang sangat baik, tetapi kok belum bisa juara?" tanyanya retoris.
Menurutnya, klub itu harus ditunjang empat hal. Pertama, manejemen dengan pengelolaan yang baik, kedua pemain yang disiplin, ketiga suporter, dan yang terakhir adalah pers yang mendukung kemajuan tim. Jika empat hal tersebut sudah bisa berjalan dengan selaras, Daniel yakin Persib bisa lebih berprestasi lebih baik.
Berbicara mengenai pemain asing, Daniel tidak pernah membeda-bedakan atau memberi eksklusifitas terhadap mereka. Disiplin adalah nomor satu baginya.
“Tidak ada cerita pemain bintang. Bahkan Gonzalez pun pernah saya ingatkan bahwa dia di sini mencari uang. Dia bukanlah pemain bagus. Kalau dia bagus tentu saja, dia sudah main di Italia atau Inggris, tetapi kenyataannya dia main di Indonesia,” ujarnya.
Daniel mengatakan, selain empat hal yang menunjang klub, ada empat elemen pula yang dapat mendorong tim untuk bisa berkembang pesat. Empat elemen tersebut adalah formasi, cara bermain, teknik, dan mental pemain.
“Saat ini Persib sudah memiliki semua elemennya, hanya saja masih ada yang perlu dikembangkan serta ditingkatkan seperti halnya karakter permainan dan mental pemain sebagai juara," ujarnya. “Suatu tim, jika tidak punya karakter akan selalu memperhitungkan kekuatan lawan. Sebaliknya, kalau kita yang memiliki karakter, maka lawan yang akan memperhitungkan kita."
Daniel sendiri mengaku telah dihubungi beberapa klub LSI untuk dapat bergabung di putaran II. Namun karena Persib telah terlebih dahulu menawar, maka dia langsung menjatuhkan pilihan. Selain itu, pelatih yang pernah melatih Cristian Gonzales ini juga mengaku memilih Persib karena lebih menantang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar