POSISI MARKUS DI PERSIB SIAP DIGUSUR LEGIUN ASING

Bolapedia.com, 19 Feb 2011
Fabiano de Freitas
Kiper utama Persib Bandung Markus Haris Maulana bisa jadi terancam pada putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) yang bergulir awal Maret nanti. Punggawa timnas tersebut hingga putaran pertama masih menjadi kepercayaan Persib Bandung yang saat ini bercokol di urutan ke- 11.
Rumor terancamnya posisi Markus dibawah mistar gawang Persib muncul pada saat seleksi pemain pada 21 Februari mendatang. Dikabarkan, dua pemain Brasil yang kini memperkuat Sao Paulo akan didatangkan untuk mengikuti seleksi tersebut. Rumor tersebut diperkuat oleh kedatangan perwakilan dari Sao Paulo FC yang diwakili pelatih Sao Paulo Junior, Lucas Nieto saat mengunjungi Saint Prima Academy Footbal (SPFA) Bandung beberapa waktu lalu.
Hingga kini, Persib didekati dua pemain asal Brasil serta satu pemain asal Jepang yang akan mengikuti seleksi pada awal pekan depan. Dari dua pilar asal Brasil yang bakal datang menjalani tes dan seleksi, salah satunya berposisi penjaga gawang.
Menurut Pemilik SPFA Hasan Saputra pada kesempatan beberapa waktu lalu mengatakan, kiper cadangan di klub Sao Paulo FC yang pernah diplot sebagai pelapis Rogerio Ceni dan saat ini dipinjamkan ke salah satu klub Divisi II Liga Brasil.
Fabiano Ribeiro de Freitas kini memperkuat klub yang bermarkas di Stadion Morumbi. Dia (Fabiano, red) tercatat sebagai kiper pinjaman klub Divisi II Liga Brasil, Gremio Prudente Futebol dari Sao Paulo.
Hasan menambahkan, sosok kiper Brasil tersebut bakal menjalani tes dan seleksi bila diminati pelatih Daniel Roekito. “Mereka masih menjalani proses. Saya dihubungi manajemen untuk menunggu kedatangan pelatih Persib,” ujar Hasan pada saat itu.
Menurut Hasan, kedua pemain tersebut sudah menyatakan kesiapannya jika Persib serius berminat. Namun, soal harga, Hasan mengaku hal itu diputuskan manajemen klub asal keduanya yakni Sao Paulo. Fabiano dan Sergio pernah dilatih Lucas Neto yang saat ini berada di Bandung untuk memberikan program kepelatihan di Saint Prima.
“Belum ada deal harga karena pasti harganya mahal. Akan tetapi, meskipun mahal kita siapkan pemain yang berkualitas. Apalagi, hal ini bertujuan untuk mengangkat prestasi Persib,” tandasnya.
Di bawah mistar gawang, sosok Markus hanya absen dua kali masing-masing saat menghadapi Bontang FC dan Pelita Jaya. Dari total 12 penampilannya bersama Persib, di putaran pertama LSI, Markus kebobolan 20 gol dari total 26 gol yang bersarang di gawang Maung Bandung. Ada dua laga dimana Markus kebobolan sampai empat gol, yakni saat dibantai Deltras Sidoarjo 1-4 dan Sriwijaya FC 1-4.
Selain itu, Markus juga pernah kebobolan tiga gol saat kalah dari Persija Jakarta dan dua gol saat Persib kalah 0-3 dari Persiwa Wamena, saat itu Markus masuk menggantikan Cecep Supriyatna tak lama setelah Persib tertinggal 0-1 pada menit 22. Namun, gol yang bersarang ke gawang Persib setiap dikawal Markus memang bukan sepenuhnya gagalnya mantan kiper PSMS Medan, Persik Kediri dan Arema FC tersebut.
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar juga nampaknya tidak setuju bila gol yang bersarang bagi Maung Bandung karena kesalahan penjaga gawang. “Belum tentu demikian. Saat ini Persib memang butuh pemain untuk di depan dan tengah,” kata Umuh.
Namun, Umuh tidak menampik jika memang kedua pemain Brasil yang dimaksud akan mengikuti seleksi. “Kita lihat dulu karena datangnya satu paket. Saat ini belum menyentuh kepada kiper,” kata Umuh saat ditanya soal perombakan tim jelang putaran kedua LSI.
Umuh membenarkan jika kedua pemain Sao Paulo tersebut ditawarkan padanya. “Iya, sempat ditawarkan. Saya rasa tidak ada masalah tapi karena ada tawaran, kita lihat nanti saja,” ucapnya.
Saat mengumumkan mundurnya tiga pemain utama Persib beberapa waktu lalu, Umuh sempat mengungkapkan ada tiga pemain lain lagi yang kemungkinan tak akan berkostum Persib di putaran dua nanti.

- Biodata Fabiano de Freitas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar