PUTARAN KEDUA, PERSIB BAKAL CUCI GUDANG

Duniasoccer.com, 8 Feb 2011
Manajemen Persib Bandung, menjanjikan bakal melakukan perombakan diputaran kedua Indonesia Super League (ISL).
Bahkan indikasi 'cuci gudang' itu mulai terlihat setelah dua pemain bertahan Nova Arianto dan Baihakki Bin Khaizan tak dimasukan line-up , saat Persib menjamu Pelita Jaya, Minggu (6/2).
Sebelumnya manajer Persib Bandung Umuh Muchtar sempat mengisyaratkan bakal melakukan perombakan di lini belakang pada paruh kedua. Bahkan pernyataan itu pun sudah dipertegas pelatih Persib Daniel Roekito beberapa hari yang lalu.
Laga terakhir Maung Bandung pada putaran pertama adalah menghadapi Persijap Jepara, di Stadion Siliwangi, Minggu (13/2) nanti. Pertandingan itu bakal dijadikan ajang seleksi terakhir bagi manajemen untuk menetukan siapa saja pemain yang bakal dipertahankan, dan dicoret.
Sementara, kabar sudah berembus kencang Nova dan Baihakki kemungkinan bakal cabut. Kepada pengurus dan manajemen, Nova secara lisan sudah menyampaikan niatnya pergi dari Persib sebelum putaran kedua dimulai.
Sementara itu, Baihakki terancam dibuang karena penampilannya sejauh ini kurang memuaskan sejak bergabung pada pramusim lalu. Baihakki bahkan mulai kalah bersaing dengan bek muda Persib, Wildansyah untuk mengisi tempat bek kanan.
“Pokoknya lihat saja nanti, pasti kita akan melakukan evaluasi. Dan kita juga pasti akan melakukan penambahan pemain di lini belakang, soal siapa saja pemain yang akan dipertahankan atau di coret itu tergantung pelatih, biar pelatih tentukan," tegas Umuh, Senin (7/2).
Selama ini Daniel memang dikenal tegas kepada pemain, ia tak sungkan untuk mencadangkan seorang pemain jika dinilai tak layak dimainkan. Seperti ketika Persib menjamu Pelita Jaya, tak tanggung, Daniel menyimpan empat pemain asingnya di kursi cadangan. Selain Nova dan Baihakki, menurut sumber di tim, kiper Markus Haris Maulana dan Pablo Frances pun posisinya terancam didepak. Penampilan angin-anginan Markus tampaknya akan membuat Pelatih Daniel Roekito tidak akan memedulikan status sebagai kiper timnas Indonesia. Pun Pablo yang dinilai tak mampu bekerja sama dengan baik bersama tim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar