JAMU PERSELA, PERSIB HARUS LAKUKAN IMPROVISASI

Bola.okezone.com, 10 Juni 2011
Setelah hampir sepekan menggenjot anak asuhnya dengan pemulihan fisik, giliran Pelatih Kepala Persib Bandung Daniel Roekito membesut anak asuhnya dengan latihan zona marking yang merupakan kelanjutan latihan sebelumnya.
Memang berbeda dengan latihan sebelumnya, pada latihan taktik ini memang dibutuhkan kejelian dan kecerdasan para pemain bagaimana memenangkan jalannya pertandingan termasuk bagaimana mempertahankan skema permainan yang ada.“Latihan kali ini pada penerapan, soal tanggung jawab antarlini. Dalam diri pribadi pemain harus tertanam bisa jaga lawan agar tidak masuk daerah pertahanan, begitupun belakang, jangan mau kalah oleh serangan dua pemain lawan,” terang nakhoda Maung Bandung Daniel, Jumat (10/6/2011).
“Selain fokus bagaimana membangun zona marking yang baik, kami minta kepada anak-anak menerapkan pola pressure kepada pemain lawan,” tegas pelatih asal Rembang ini.
Penerapan strategi zona marking di Stadion Siliwangi menurut Daniel selama ini pemain masih lengah dan takut untuk bergerak di lapangan. Ada beberapa pemain yang takut daerah kekuasaannya tidak terjaga. Perlu saling percaya dan kekompakan dalam menjaga area pertahanan.
"Intinya jangan sampai kita kehilangan bola. Karena semua pemain punya tanggung jawab di setiap lini mereka masing-masing," jelasnya. Dia melanjutkan, skuad Persib saat ini perlu melakukan improvisasi di lapangan saat bermain.
"Fisik dan teknik adalah modal sebagai pemain bola. Tapi juga mental dan taktik adalah modal untuk menang," tegas pelatih berusia 59 tahun yang tidak gentar menghadapi Persela Lamongan pekan depan. Selama ini pun, kata dia, persoalan zona marking menjadi salah satu kendala utama menurunnya prestasi Maung Bandung di musim ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar