MASALAH KLASIK, PELATIH PERSIB BANDUNG KELUHKAN FASILITAS LATIHAN

Goal.com, 26 Okt 2011
Dengan status tim profesional di Indonesia plus sederet sponsor yang mengantri di belakang, Persib Bandung ternyata belum juga bisa mengatasi permasalahan klasik setiap musim terkait fasilitas tim untuk berlatih.
Hingga detik ini, untuk berlatih skuad Maung harus berpindah-pindah lokasi dikarenakan lapangan Sidolig (stadion Persib) yang terintegrasi dengan mes pemain masih diperbaiki dan dibutuhkan waktu minimal dua bulan lagi sebelum dinyatakan layak dipergunakan.Ketika kali pertama memimpin sesi latihan, GOAL.com Indonesia sempat meminta komentar terkait fasilitas tim. Saat itu Mamic melontarkan kepuasan, tetapi setelah dua bulan bergabung dia mengaku pasrah dengan situasi yang ada.
"Bukan hal yang baik jika kita harus berpindah-pindah tempat berlatih. Jelas saya kecewa, tetapi tidak ada yang bisa dilakukan, kita mau berlatih bagaimana lagi?" Mamic balik bertanya.
"Saya menganut filosofi apa yang dilakukan saat berlatih, maka akan tampak nyata ketika tim bertanding. Tanpa latihan yang baik, sepakbola tidak bisa dimainkan dengan cantik. Sebaliknya, semakin lancar berlatih maka progres tim bakal bergulir cepat dan kemampuan tim semakin meningkat tajam."
Dengan kondisi fasilitas latihan minimalis, Mamic menegaskan Persib tidak akan menyerah karena sejatinya tim-tim lainnya pun menghadapi masalah serupa.
"Satu-satunya jalan keluar terbaik adalah seluruh anggota tim harus beradaptasi dengan situasi yang ada. Kesulitan mendapat fasilitas latihan yang baik tidak hanya dialami Persib, ini masalah yang mudah dijumpai di Indonesia. Saya sudah berpetualang di beberapa negara Asia. Terkait fasilitas latihan, Indonesia yang terburuk."
Calon pemain Asia Persib Robbie Gaspar tadi pagi tidak terlihat berlatih namun Mamic menjelaskan yang bersangkutan sudah meminta izin terlebih dahulu. Di saat yang sama Mamic menjernihkan keresahan pemain terkait regulasi yang hanya mengizinkan setiap tim mendaftarkan 25 pemain sementara total punggawa Persib berpeluang membengkak hingga 27.
"[Robbie] Gaspar sudah meminta izin kepada saya pergi ke Jakarta untuk menyelesaikan beberapa masalah personal. Kepergian Gaspar tidak ada kaitannya dengan negoasiasi kontrak yang tengah dilakukan klub."
"Dia pemain paling ideal yang bisa dihadirkan Persib. Kita tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Gaspar adalah opsi terbaik dan urusan selanjutnya sudah saya serahkan pada manajemen."
"Tidak ada pemain yang harus dieliminasi, kontrak sudah ditandatangani dan kita tidak bisa senaknya memutus kontrak," lanjut Mamic.
"Jika kita mengambil keputusan secara sepihak, pemain bisa mempermasalahkannya hingga ke FIFA dan menuntut klub membayar sejumlah kompensasi. Hal seperti ini harus diperhatikan hingga kita tidak bertindak bodoh."
"Isu jumlah pemain sebenarnya bukan masalah besar bagi saya. Fokus utama tertuju untuk merampungkan kebutuhan tim mengisi satu slot pemain Asia," tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar